Program pembinaan kesehatan pra-keberangkatan: dari skrining kesehatan setahun sebelum berangkat sampai vaksinasi di H-2 bulan. Pemantauan dan advise ditenagai platform Livewell, supaya lebih banyak jamaah lolos istithaah dan pulang dengan selamat.

Masalah
Istithaah menyaring di ujung. Padahal kondisi yang membuat jamaah gagal berangkat butuh berbulan-bulan untuk diperbaiki.
Tensi dan gula darah tidak bisa dibereskan dalam hitungan minggu menjelang pelunasan.
Hipertensi, diabetes, dan jantung menumpuk di kelompok usia yang sama.
Jalan kaki belasan kilometer di suhu 40°C lebih, puncaknya di Armuzna.
Hasil pemeriksaan tahap 1 dan 2 jarang berlanjut jadi pembinaan yang terpantau.
Momentum
Jamaah harus dinyatakan istithaah dulu, baru boleh melunasi Bipih. Kesehatan bukan lagi urusan belakangan.
Penyelenggara haji dituntut menghasilkan yang terlihat: jamaah wafat turun, yang gagal berangkat berkurang.
Ubah istithaah dari gerbang penolakan menjadi ujung dari pembinaan setahun. Yang tadinya tersaring, disiapkan supaya lolos.
10 bln
jarak antara penetapan berangkat dan hari keberangkatan
Selama ini jendela sepanjang itu nyaris tidak dipakai untuk menyiapkan fisik jamaah.
Ide inti
Manasik menyiapkan ibadahnya. Program ini menyiapkan fisiknya, dengan data yang bisa diverifikasi.
Skrining kesehatan awal di M-12 memetakan jamaah ke jalur hijau, kuning, atau merah, di faskes mitra atau puskesmas.
Target langkah dinaikkan bertahap lewat aplikasi (GPS & pedometer, anti-cheat), plus coaching gizi dan jalur klinis sesuai warna.
Skrining kesehatan kedua di M-3: dokter pemeriksa menerima riwayat pembinaan 10 bulan, tidak cuma hasil pemeriksaan satu hari.
Penetapan istithaah tetap sepenuhnya wewenang dokter pemeriksa. Livewell menyiapkan jamaahnya dan menyerahkan datanya.
Program
JALUR HIJAU
Jamaah tanpa temuan berarti
Termasuk paket dasar
JALUR KUNING
Faktor risiko yang masih terkendali
Per jamaah, sesuai cakupan
JALUR MERAH
Komorbid yang perlu kontrol ketat
Per jamaah, sesuai indikasi
Alokasi jalur ditentukan dari skrining kesehatan awal. Data individual atas consent jamaah; pelaporan penyelenggara agregat & anonim (UU PDP).
Linimasa
M-12
Skrining & stratifikasi hijau / kuning / merah.
M-12 → M-3
Kebugaran, coaching & jalur klinis sesuai warna.
M-3
Riwayat 10 bulan jadi decision support istithaah.
M-2
Vaksinasi, edukasi cuaca panas & skor kesiapan akhir.
M-0
Terbang dengan bekal pembinaan setahun.
Untuk umroh, struktur yang sama dipadatkan jadi 2–3 bulan: skrining ringkas, program kebugaran singkat, lalu vaksinasi.
Dirancang untuk lansia
Keberatan paling umum: lansia tidak akrab smartphone. Program ini dibangun justru dari situ.
Anak atau cucu memantau progres orang tuanya dari mana saja: skor kesiapan, temuan pemeriksaan, sampai jadwal cek.
Kelompok manasik sekaligus jadi kelompok pembinaan. Pembimbing KBIH memegang rekap sederhana anggotanya.
Jamaah tanpa smartphone tetap terpantau lewat check-in ringan mingguan yang dicatatkan pendamping.

Ilustrasi tampilan portal pendamping versi jamaah — keluarga memantau kesiapan, temuan, dan estimasi biaya tindak lanjut.
Program
KOMPONEN 1
KOMPONEN 2
KOMPONEN 3
221.000
kuota jamaah haji reguler per tahun
1 juta+
jamaah umroh Indonesia per tahun
2×
skrining kesehatan per jamaah dalam satu program
Cakupan setiap komponen final disesuaikan dengan kebutuhan program.
Untuk travel umroh
Versi ringkas 12 minggu yang dibayar jamaah: skrining on-site di kantor travel, program kebugaran singkat lewat aplikasi, lalu vaksinasi lengkap dengan sertifikatnya. Travel dapat margin bagi hasil dan paket yang belum dipunya kompetitor.
Minggu 1
Daftar & skrining ringkas
Minggu 1–10
Program kebugaran via aplikasi
Minggu 10–11
Vaksinasi & sertifikat
Minggu 12
Berangkat dengan kartu kesiapan
Livewell bekerja sama dengan jaringan faskes Plebo — OneLab by Plebo (lab & diagnostik) dan Medias by Plebo (klinik terakreditasi) — plus OlabPro. Skrining kesehatan, konsultasi, sampai vaksinasi bisa dijalankan langsung, lintas embarkasi dan kota. Bukan sekadar laporan.


Faskes mitra Plebo terakreditasi

Diagnostik yang menghasilkan datanya — bukan sekadar dashboard.

Tenaga medis yang menindaklanjuti temuan, bukan hanya grafik.

Kami datang langsung ke embarkasi, KBIH, atau kantor travel.

Klinik utama berizin hingga 2028 — skrining kesehatan, laboratorium klinik & home care, terhubung jaringan AdMedika, Medika Plaza, Fullerton Health & BRI Life.

20.000+
peserta dilayani lintas korporat & institusi
10.700
peserta ter-skrining dalam satu engagement on-site
On-site
skrining & vaksinasi bisa datang ke embarkasi/KBIH
4 tahun
membangun platform prevention + wellness terintegrasi
Posisi & kepatuhan
Livewell menyiapkan jamaah dan menyerahkan data. Penetapan istithaah sepenuhnya wewenang dokter pemeriksa yang berwenang.
Data individual atas consent jamaah, pelaporan penyelenggara agregat & anonim, jejak audit lengkap.
Ringkasan hasil pembinaan siap dikirim ke Siskohatkes atau format lain yang penyelenggara tetapkan.
Satu musim, satu embarkasi atau 1–2 kabupaten. Targetnya disepakati di depan: angka lolos istithaah naik, jamaah bermasalah kesehatan di tanah suci turun.