Livewell untuk Haji & Umrah

Jamaah sehat, layak berangkat.

Program pembinaan kesehatan pra-keberangkatan: dari skrining kesehatan setahun sebelum berangkat sampai vaksinasi di H-2 bulan. Pemantauan dan advise ditenagai platform Livewell, supaya lebih banyak jamaah lolos istithaah dan pulang dengan selamat.

Skrining kesehatan on-site oleh jaringan faskes Livewell

Masalah

Screening sudah ada. Pembinaannya yang belum.

Istithaah menyaring di ujung. Padahal kondisi yang membuat jamaah gagal berangkat butuh berbulan-bulan untuk diperbaiki.

Pemeriksaan datang terlambat

Tensi dan gula darah tidak bisa dibereskan dalam hitungan minggu menjelang pelunasan.

1 dari 5 jamaah adalah lansia

Hipertensi, diabetes, dan jantung menumpuk di kelompok usia yang sama.

Ibadahnya berat secara fisik

Jalan kaki belasan kilometer di suhu 40°C lebih, puncaknya di Armuzna.

Datanya tercecer

Hasil pemeriksaan tahap 1 dan 2 jarang berlanjut jadi pembinaan yang terpantau.

Momentum

Istithaah kini syarat pelunasan.

  • Aturannya berubah

    Jamaah harus dinyatakan istithaah dulu, baru boleh melunasi Bipih. Kesehatan bukan lagi urusan belakangan.

  • Mandatnya makin serius

    Penyelenggara haji dituntut menghasilkan yang terlihat: jamaah wafat turun, yang gagal berangkat berkurang.

  • Peluangnya

    Ubah istithaah dari gerbang penolakan menjadi ujung dari pembinaan setahun. Yang tadinya tersaring, disiapkan supaya lolos.

10 bln

jarak antara penetapan berangkat dan hari keberangkatan

Selama ini jendela sepanjang itu nyaris tidak dipakai untuk menyiapkan fisik jamaah.

Ide inti

Manasik Kebugaran: setahun menyiapkan jamaah.

Manasik menyiapkan ibadahnya. Program ini menyiapkan fisiknya, dengan data yang bisa diverifikasi.

1

Skrining kesehatan & stratifikasi risiko

Skrining kesehatan awal di M-12 memetakan jamaah ke jalur hijau, kuning, atau merah, di faskes mitra atau puskesmas.

2

Pembinaan terpantau

Target langkah dinaikkan bertahap lewat aplikasi (GPS & pedometer, anti-cheat), plus coaching gizi dan jalur klinis sesuai warna.

3

Decision support istithaah

Skrining kesehatan kedua di M-3: dokter pemeriksa menerima riwayat pembinaan 10 bulan, tidak cuma hasil pemeriksaan satu hari.

Penetapan istithaah tetap sepenuhnya wewenang dokter pemeriksa. Livewell menyiapkan jamaahnya dan menyerahkan datanya.

Program

Tiga jalur pembinaan dari data skrining kesehatan.

JALUR HIJAU

Kebugaran & Literasi

Jamaah tanpa temuan berarti

  • Program jalan kaki bertahap di Livewell XP
  • Target kebugaran menjelang berangkat
  • Materi mingguan: heat, hidrasi & obat
  • Leaderboard antar kelompok KBIH

Termasuk paket dasar

Penggerak utama

JALUR KUNING

Pendampingan Terarah

Faktor risiko yang masih terkendali

  • Coaching gizi berkelompok via KBIH
  • Meal plan & monitoring Nutrico+
  • Cek tensi & timbang berkala
  • Progres dipantau tim Livewell

Per jamaah, sesuai cakupan

JALUR MERAH

Jalur Klinis

Komorbid yang perlu kontrol ketat

  • Telekonsultasi dokter terjadwal
  • Lab berkala: HbA1c, profil lipid
  • Kontrol kepatuhan minum obat
  • Eskalasi ke faskes bila memburuk

Per jamaah, sesuai indikasi

Alokasi jalur ditentukan dari skrining kesehatan awal. Data individual atas consent jamaah; pelaporan penyelenggara agregat & anonim (UU PDP).

Linimasa

Dari M-12 sampai hari keberangkatan.

  1. M-12

    Skrining kesehatan awal

    Skrining & stratifikasi hijau / kuning / merah.

  2. M-12 → M-3

    Pembinaan berjalan

    Kebugaran, coaching & jalur klinis sesuai warna.

  3. M-3

    Skrining kesehatan kedua

    Riwayat 10 bulan jadi decision support istithaah.

  4. M-2

    Final readiness

    Vaksinasi, edukasi cuaca panas & skor kesiapan akhir.

  5. M-0

    Berangkat

    Terbang dengan bekal pembinaan setahun.

Untuk umroh, struktur yang sama dipadatkan jadi 2–3 bulan: skrining ringkas, program kebugaran singkat, lalu vaksinasi.

Dirancang untuk lansia

Yang memantau tidak harus jamaahnya.

Keberatan paling umum: lansia tidak akrab smartphone. Program ini dibangun justru dari situ.

  • Akun pendamping keluarga

    Anak atau cucu memantau progres orang tuanya dari mana saja: skor kesiapan, temuan pemeriksaan, sampai jadwal cek.

  • Lewat kelompok KBIH

    Kelompok manasik sekaligus jadi kelompok pembinaan. Pembimbing KBIH memegang rekap sederhana anggotanya.

  • Check-in via WhatsApp

    Jamaah tanpa smartphone tetap terpantau lewat check-in ringan mingguan yang dicatatkan pendamping.

Portal pendamping Livewell versi jamaah

Ilustrasi tampilan portal pendamping versi jamaah — keluarga memantau kesiapan, temuan, dan estimasi biaya tindak lanjut.

Program

Tiga komponen, satu program.

KOMPONEN 1

Skrining kesehatan 2×

  • Baseline di M-12: stratifikasi hijau / kuning / merah
  • Skrining kesehatan kedua di M-3: decision support istithaah
  • Di faskes mitra atau puskesmas
  • Hasil terekam rapi, tidak tercecer

KOMPONEN 2

Pemantauan via aplikasi Livewell

  • Target langkah bertahap (GPS & pedometer, anti-cheat)
  • Nutrico+ untuk pola makan & berat badan
  • Coaching & jalur klinis sesuai warna
  • Portal pendamping untuk keluarga jamaah

KOMPONEN 3

Add-on vaksinasi

  • Meningitis, sesuai ketentuan visa Saudi terkini
  • Influenza & pneumonia, dianjurkan untuk lansia
  • Vaksinasi on-site di KBIH atau kantor travel
  • Dilaksanakan tenaga medis jaringan OneLab & Medias by Plebo

221.000

kuota jamaah haji reguler per tahun

1 juta+

jamaah umroh Indonesia per tahun

skrining kesehatan per jamaah dalam satu program

Cakupan setiap komponen final disesuaikan dengan kebutuhan program.

Untuk travel umroh

Paket Berangkat Sehat: add-on untuk paket umroh Anda.

Versi ringkas 12 minggu yang dibayar jamaah: skrining on-site di kantor travel, program kebugaran singkat lewat aplikasi, lalu vaksinasi lengkap dengan sertifikatnya. Travel dapat margin bagi hasil dan paket yang belum dipunya kompetitor.

Minggu 1

Daftar & skrining ringkas

Minggu 1–10

Program kebugaran via aplikasi

Minggu 10–11

Vaksinasi & sertifikat

Minggu 12

Berangkat dengan kartu kesiapan

Dari data ke tindakan nyata

Jaringan faskes yang menjalankan programnya.

Livewell bekerja sama dengan jaringan faskes Plebo — OneLab by Plebo (lab & diagnostik) dan Medias by Plebo (klinik terakreditasi) — plus OlabPro. Skrining kesehatan, konsultasi, sampai vaksinasi bisa dijalankan langsung, lintas embarkasi dan kota. Bukan sekadar laporan.

OneLab by Plebo — fasilitas lab & diagnostik
Mitra faskes Livewell: OneLab by Plebo (lab & diagnostik) dan Medias by Plebo (klinik terakreditasi).
OneLab by Plebo — resepsi & lobby

Faskes mitra Plebo terakreditasi

ISO 9001:2015ISO 14001:2015ISO 45001:2018PJK3 Kemnaker RIterdaftar E-Catalog
Lab diagnostik

Lab diagnostik

Diagnostik yang menghasilkan datanya — bukan sekadar dashboard.

Tim medis

Tim medis

Tenaga medis yang menindaklanjuti temuan, bukan hanya grafik.

Skrining on-site

Skrining on-site

Kami datang langsung ke embarkasi, KBIH, atau kantor travel.

OlabPro

OlabPro — mitra skrining

Klinik utama berizin hingga 2028 — skrining kesehatan, laboratorium klinik & home care, terhubung jaringan AdMedika, Medika Plaza, Fullerton Health & BRI Life.

Skrining on-site skala besar

20.000+

peserta dilayani lintas korporat & institusi

10.700

peserta ter-skrining dalam satu engagement on-site

On-site

skrining & vaksinasi bisa datang ke embarkasi/KBIH

4 tahun

membangun platform prevention + wellness terintegrasi

Posisi & kepatuhan

Melengkapi sistem yang sudah ada.

Keputusan tetap di dokter

Livewell menyiapkan jamaah dan menyerahkan data. Penetapan istithaah sepenuhnya wewenang dokter pemeriksa yang berwenang.

UU PDP dari desain

Data individual atas consent jamaah, pelaporan penyelenggara agregat & anonim, jejak audit lengkap.

Siap interoperasi

Ringkasan hasil pembinaan siap dikirim ke Siskohatkes atau format lain yang penyelenggara tetapkan.

Mulai dari satu embarkasi.

Satu musim, satu embarkasi atau 1–2 kabupaten. Targetnya disepakati di depan: angka lolos istithaah naik, jamaah bermasalah kesehatan di tanah suci turun.